Hati-hati menulis “insya Allah” untuk “jika Allah berkehendak” dan jangan tulis “ass” untuk “assalamu alaikum”

Seringkali banyak ditemui tulisan “Insha Allah” atau “Insha’ Allah” atau “Insya Allah”, baik di buku, koran, majalah dll, yang maksudnya pasti adalah “jika Allah berkehendak”.

Padahal seharusnya tulisan yang benar adalah “in sya’ Allah” (pengucapan Indonesia) atau “in shaa Allah” (pengucapan bahasa Inggris) . Yakni dengan memisahkan kata “in” + “sya’ atau “shaaa”.

Sebab jika kata “in”  tersebut ditulis sambung (insya’ atau inshaaa) maka artinya akan berlainan sekali. Yaitu bisa artinya sebuah tulisan, karangan, pembangunan, pendirian atau penciptaan. Bisa jadi kita maksudnya mau bilang “jika Allah berkehendak” tapi karena salah menulis, artinya jadi “membangun/mendirikan Allah”. Nah lho!

Sebaliknya, jika dipisah dengan benar maka dalam arti bahasa Arab menjadi:
in = jika, apabila, kalo
sya’a atau shaaa = berkehendak, berkemauan

Kenapa saya nulis “shaaa” pakai huruf “a” nya banyak banget? Karena menurut salah satu Islamic forum di internet (mengutip) :

If we write only “In sha” it means we are missing the word “hamza.” Therefore, to add “Hamza” Alphabet “A” should repeat THRICE.
Whether Arabic or English please make sure, we write it properly as “In shaa Allah”,……With Triple AAA this means “If Allah willing”.

Gituuu. Tapi mau satu ” a” atau tiga “aaa” tidak akan mengubah arti kok. Yang perlu diingat adalah : pisahkan “in”.

 

Satu penulisan lagi yang suka bikin “gemes” adalah kalau ada orang dalam pesannya di sms dan email menyingkat “ass” buat “assalamu alaikum”… huwaaaaaa! Jangaaaan.

“Ass” itu artinya p****t  dalam bahasa Inggris -> Indonesia. Lagian, dalam tata bahasa Arab sendiri tidak ada singkatan “ass”. 

It’s OK kalau mau tetap ‘hemat’ menulis, pakai saja kata “salam” atau “salaam” sebagai pembuka pesan. Misalnya : “Salaam, Pak Jokowi. Gimana, masih pusing?”… lho.. kok nyerempet politik? Hussssh!! Hahahaha…..

 

Demikian. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Hanya sekedar sharing informasi dari sana sini. Semoga bermanfaat.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

8 Responses to Hati-hati menulis “insya Allah” untuk “jika Allah berkehendak” dan jangan tulis “ass” untuk “assalamu alaikum”

  1. Sagaf fadli says:

    Syukron ats ilmunya.
    jazakallahu khoiron katsiron

    in sya’ Allah ilmunya bermanfa’at

  2. Didik says:

    itu foto dimana, cantik sekali lokasinya..?

  3. Aswin says:

    Alhamdulillah, ada koreksi spt ini. Transliterasi Arab ke indo memang tdk akan pernah sempurna, tp kl sampai mengubah arti, lebih baik hindari penulisan bermakna ganda.
    Masih banyak yg senang menyingkat dgn AWW. Memang habis ditampar preman ya, salam kok AWW!!!!

  4. Terima kasih atas Ilmunya. Namun bagaimana dengan Al-Quran terjemah Kementerian Agama RI yang juga menulisya dengan “Inysa Allah”, bukan “In sya’ Allah”? Maka Al-Quran terjemah di Indonesia salah kah?

    • havid says:

      saya setuju dengan mochammad1qbal…. bukan hanya di Alqur’an terjemahan Kementrian Agama saja yang menuliskan dengan “Insya Allah”, tapi versi quran.com pun begitu…
      Nah… kalau versi inggrisnya kita akan melihat penulisannya menjadi “In Shaa Allah”
      Yang salah tuh memang manusia, sedangkan yang benar itu datangnya dari Allah.
      Manusia hanya bisa berusaha untuk bisa menjadi benar.

  5. Oddie says:

    Terima kasih infonya. Tapi ternyata info ini disebar oleh orang yang tidak bertanggung jawab (mengaku sbg akun Dr. Zakir Naik — sebagaimana yg diketahui info ini bermula dari pernyataan via twitter akun Dr.Zakir Naik). Awalnya saya percaya, dan akhirnya saya pakai In Sya’ Allah. Tp saya harus cek lagi sampe benar2 saya menemukan yg benar. Ternyata transliterasi tidak bisa disamaratakan, apalagi Arab –> Indo. Silakan Buka situs ini. Semoga bermanfaat.

    http://iwanyuliyanto.wordpress.com/2013/03/15/tanggapan-atas-pesan-viral-in-shaa-allah/

  6. Pingback: Inshaa Allah atau Insya Allah? | Ngawur Ngidul

  7. deden says:

    alhamdulillah… mendapatkan pencerahan. in shaa Allah mendapatkan kebajikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s